Kontak/WA: 0823-2448-5660

Email: sahabat@maswidad.com

Tak Mau Disetir

Rembang – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rembang tetap akan mengawal kasus dugaan korupsi yang menyeret nama sejumlah pejabat, meski sempat menuai sorotan belum mendapatkan pengesahan dari induk organisasi PMII pusat.

Ketua PMII Rembang, Muhammad Widad mengaku tak ingin mengikuti arus pengalihan isyu. Langkah paling tepat yakni dengan berada pada jalur perjuangan awal, mengkritisi kondisi pemerintah kabupaten tiap kali melenceng, supaya kedepan lebih baik.

Menyangkut sejarah terbentuknya PMII Cabang Rembang, Widad mengatakan kala itu melalui konferensi cabang tahun 2012. Ia kebetulan mendapatkan suara terbanyak, mengalahkan dua calon ketua lainnya.

Berdasarkan anggaran dasar – anggaran rumah tangga (AD/ART) PMII, sebuah daerah bisa mendirikan cabang, asalkan telah ada dua komisariat yang berkedudukan di kampus. Sekarang jumlah komisariat mahasiswa kabupaten Rembang terbentuk di tiga lokasi, meliputi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Kamal, STAI Al Anwar Sarang dan STIE YPPI Rembang. Begitu terpilih, susunan kepengurusan PMII Cabang Rembang sebenarnya sudah diajukan kepada pengurus pusat, melalui PMII Provinsi Jawa Tengah, bulan Mei lalu. Pihaknya sebatas menunggu pengesahan, menjadi pengurus definitive.

Terlepas dari masalah tersebut, pemuda asal desa Bonjor Kecamatan Sarang ini menambahkan beberapa aksi demo yang pernah digelar, bukan karena pengaruh pihak lain, apalagi sampai PMII disetir.

Menurutnya gerakan turun ke jalan, semata mata terdorong karena rasa peduli terhadap daerah.

Sumber: http://radior2b.blogspot.com/2013/06/tak-mau-disetir.html

Tulis Komentar